Optimalisasi pesawat Microlight Trike di BPKH Wilayah XII Tanjungpinang

562 hari    08-03-2018    Oleh :


Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Pengadaaan pesawat Microlight Trike Lingkup Ditjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan dimulai sejak 2013 dan aktif beroperasi pada tahun 2015. Dalam rangka mendukung pengoperasian pesawat Microlight Trike tersebut, pada tahun 2014 diadakan pelatihan pilot untuk menerbangkan Microlight Trike yang bertempat di Lanud Wirasaba, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Microlight Trike keluaran Airborne Australia yang dimiliki oleh BPKH Wilayah XII Tanjungpinang dengan model XT 582 Merlin memiliki kemampuan jelajah terbang selama 4 jam dengan kondisi tangki bahan bakar penuh Pertamax turbo (Ron 98), dan kecepatan pesawat maksimal 66 knot.

Penggunaan Microlight Trike bermanfaat dalam mendukung kegiatan pengelolaan hutan dan lingkungan antara lain untuk survey potensi hutan, pengamanan hutan, serta pengawasan dan pengendalian kawasan hutan dan lingkungan (forest and environment surveilance). Microlight trike dapat digunakan juga dalam pemantauan hotspot, pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan, pemetaan tata batas kawasan hutan serta percepatan proses penetapan kawasan hutan. Selain itu, Microlight Trike juga dapat bermanfaat untuk inventarisasi dan pemantauan sumber daya hutan serta untuk koreksi Informasi Geospasial.

Saat ini BPKH wilayah XII Tanjungpinang memiliki dua orang Pilot dan dua orang tenaga potret udara. BPKH Wilayah XII menjalin kerjasama dengan TNI AU (Lanud Raja Haji Fisabililah Tanjungpinang), Angkasa Pura, dan Airnav untuk kegiatan terbang rutin. Selain itu BPKH Wilayah XII juga aktif didalam kegiatan Federasi Aero Sport Indonesia yang dibawahi langsung oleh TNI AU.


Penulis: Theresia Irna Susilojati

Berita Terkait

Arsip Berita